Walkot Dedy Bahas Soal Penataan Pantai Panjang Go Internasional Bersama Forkopimda

Pemkot Bengkulu melalui Badan Kesbangspol Kota menggelar FGD Pengelolaan Aset dan Pantai Panjang bersama unsur Forkopimda Kota Bengkulu, Senin malam (5/5)

SIBERKLIK.COM - Pemkot Bengkulu dibawah pemerintahan Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi dan Wakil Walikota Ronny PL Tobing mulai gaspol. Mereka terlihat serius untuk menata wajah Kota Bengkulu menjadi lebih baik lagi.

Hal ini terlihat saat kegiatan Focus Group Diskusi (FGD) yang dilakukan oleh Badan Kesbangpol Kota Bengkulu, Senin malam (5/5/) di Hotel Santika. FGD ini dilakukan bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bengkulu dan mengangkat tema "Pengelolaan Aset yang Efektif, Tantangan dan Peluang Dalam Perpindahan Aset".

Pembahasan mengenai pengelolaan aset ini terbilang cukup pentung dan strategis. Apalagi pada tahun ada pertukaran aset yang dilakukan antara Pemprov Bengkulu dan Pemkot Bengkulu. Salah satu diantaranya yakni pengelolaann aset pantai panjang yang kini telah diserahkan ke Pemkot Bengkulu.

Terkait pengelolaan pantai panjang, Pemkot Bengkulu telah bergerak.Bahkan melibatkan banyak unsur mulai dari kalangan swasta, pemerintah hingga Forkopimda baik tingkat provinsi maupun Kota Bengkulu. Hasilnya, wajah pantai panjang mulai ada perubahan walau belum sepenuhnya. 

Hall ini dapat dilihat dari mulai berkurangnya lapak-lapak pedagang yang semrawut. Dimana Pemkot telah merelokasi lapak pedagang inii ke tempat yang sesuai. Begitu juga dengan kebersihan pantai. Kondisinya kini sedikit lebih baik seiring masifnya gerakan bersih-bersih pantai.

Secara tegas dan eksplisit Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi mengatakan niatnya untuk menjadikan pantai poanjang sebagai destinasi wisata internasional. "Kami mohon dukungan dan do'a dari seluruh lapisan masyarakat atas rencana pemerintah untuk menata kawasan pantai panjang menjadi go internasional bisa terwujud," pinta Dedy saat acara FGD.

Dedy juga mengatakan pemerintah akan kembali memperbaiki dan memasang lampu jalan di kawasan pantai. "Jika urusan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) antara Pemprov dan Pemkot rampung maka kawasan pantai panjang akan kita buat mejadi terang benderang ketika malam hari. Hal ini selain menambah keindahan juga menciptakan rasa aman bagi wisatawan," terangnya.

Masih menyoal penataan pantai panjang, Walikota juga telah menyiapkan untuk pembelian alat pencacah batok kelapa buat para pedagang. "Terkiat limbah sampah, nanti petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup, akan mengolah untuk dijadikan pupuk atau yang lainnya," lanjutnya.

Rencana inipun ditanggapi positif. Pada acara FGD para unsur Forkopimda mulai dari Kejari Bengkulu, Polresta Bengkulu, Kodim 0407/Kota Bengkulu, DPRD Kota Bengkulu, Pengadilan Negeri Bengkulu mendukung atas rencana pengelolaan pantai panjang yang akan dilakukan Pemkot Bengkulu. Dukungan juga mengalir dari berbagai stakeholders, dan lapisan masyarakat lainnya yang akan bersama-sama dan fokus menata pantai panjang agar menjadi wisata primadona yang mendunia.

Adapun para unsur Forkopimda yang hadir pada kegiatan FGD ini diantaranya, Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Sudarno, Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu Ni Wayan Sinaryati, Komandan Distrik Militer (Kodim) 0407 Kota Bengkulu Kolonel Inf. Widi Rahman, Ketua DPRD Kota Bengkulu Herimanto dan Ketua Pengadilan Negeri Bengkulu Agus Hamzah. (AK)