Kepala BPKAD Kota Bengkulu Sampaikan Pemaparan di FGD Forkopimda

FGD Forkopimdan membahas tentang pengelolaan aset daerah.

SIBERKLIK.COM - Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bengkulu Yudi Susanda menyampaikan materi pada kegiatan Focus Group Diskusi (FGD) yang dilakukan oleh Badan Kesbangpol Kota Bengkulu, Senin malam (5/5/) di Hotel Santika. 

FGD ini juga dilakukan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bengkulu dan mengangkat tema "Pengelolaan Aset yang Efektif, Tantangan dan Peluang Dalam Perpindahan Aset"

Adapun para unsur Forkopimda yang hadir pada kegiatan FGD ini diantaranya, Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Sudarno, Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu Ni Wayan Sinaryati, Komandan Distrik Militer (Kodim) 0407 Kota Bengkulu Kolonel Inf. Widi Rahman, Ketua DPRD Kota Bengkulu Herimanto dan Ketua Pengadilan Negeri Bengkulu Agus Hamzah. 

Dalam pemaparannya, Yudi mengatakan bahwa pentingnya dalam memanajemen pengelolaan aset secara baik, akuntable dan transparan. Terlebih lagi saat ini Kota Bengkulu ada pertukran aset dengan Pemprov Bengkulu. Salah satunya pengelolaan pantai panjang.

"Pembahasan mengenai pengelolaan aset ini terbilang cukup pentung dan strategis. Apalagi pada tahun ini ada pertukaran aset yang dilakukan antara Pemprov Bengkulu dan Pemkot Bengkulu. Salah satu diantaranya yakni pengelolaann aset pantai panjang yang kini telah diserahkan ke Pemkot Bengkulu," terang Yudi.

Pemkot Bengkulu dibawah pemerintahan Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi dan Wakil Walikota Ronny PL Tobing mulai gaspol. Mereka terlihat serius untuk menata wajah Kota Bengkulu menjadi lebih baik lagi.

Terkait pengelolaan pantai panjang, Pemkot Bengkulu telah bergerak.Bahkan melibatkan banyak unsur mulai dari kalangan swasta, pemerintah hingga Forkopimda baik tingkat provinsi maupun Kota Bengkulu. Hasilnya, wajah pantai panjang mulai ada perubahan walau belum sepenuhnya. 

Walkot Dedy juga mengatakan pemerintah akan kembali memperbaiki dan memasang lampu jalan di kawasan pantai. "Jika urusan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) antara Pemprov dan Pemkot rampung maka kawasan pantai panjang akan kita buat mejadi terang benderang ketika malam hari. Hal ini selain menambah keindahan juga menciptakan rasa aman bagi wisatawan," terangnya. (ADV)