SIBERKLIK.COM - Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi mengaku mendapat banyak laporan dari warga soal pelayanan masyarakat. Salah satunya terkait kantor kelurahan yang lambat buka pelayanan. Menurut laporan warga kantor kelurahan itu baru mulai membuka layanan pada jam 09.00 WIB. Padahal berdasakan peraturan Walikota Bengkulu, jam layanan kantor dibuka mulai pukul 07.30 WIB.
Dedy tak menyebutkan kelurahan apa yang mendapat laporan dari warga tersebut. Hanya saja ia meminta agar kejadian ini tak boleh terulang lagi. Mengingat di era saat ini, pemerintah dituntut memberikan layanan prima kepada masyarakat sebagai bentuk kehadiran dan kerja nyata pemerintah.
Sebagai pemimpin yang peduli, Walkot Dedy akan memastikan setiap kelurahan buka sesuai dengan jam yang telah ditentukan dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. "Siap-siap, saya nanti akan menyambangi setiap kelurahan dan kecamatan, ataupun OPD lainnya. Datang tak diundang, pulang tak di antar," kata Dedy dihadapan oara Camat dan Lurah, Senin (5/5).
Dedy menegaskan bahwa dirinya ingin suasana bekerja di lingkup Pemkot Bengkulu bisa optimal dengan hasil yang memuaskan untuk masyarakat. "Saya mau suasananya serius, santai dan happy (senang). Ada perintah ya di jalankan. Ada aduan masyarakat ya ditindaklanjuti sesegera mungkin. Santai bukan berarti terlalu santai. Saya mau sprint (cepat) soal pekerjaan ini. Yang mau ikut ya ayo. Yang enggak tolong jangan menghalangi," tegas Dedy.
Ia menginginkan setiap OPD responsif. Ini sesuai dengan komitmennya bersama Wawali Ronny sebagai upaya pemerintah untuk memberikan tanggapan yang cepat dan tepat terhadap berbagai masalah atau kebutuhan publik. (AK)