Walkot Dedy Jamin Kaum Difabel Akan Mendapatkan Hak yang Sama

Walkot Dedy Wahyudi (berdiri) saat menyampaikan program kerja Pemkot Bengkulu dalam menjamin hak-hak kelompok difabel di Kota Bengkulu saat kegiatan monitoring visit Program Inklusi.

SIBERKLIK.COM - Di tengah kemajuan dunia saat ini, tak jarang kelompok difabel atau orang yang berkebutuhan khusus sering terpinggirkan. Bahkan hak-hak mereka cenderung dilupakan akibat perubahan perilaku sosial masyarakat yang terjadi dewasa ini.

Menyikapi fenomena itu, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi menegaskan bahwa di bawah kepemimpinannya, Pemkot Bengkulu akan menjamin hak-hak kelompok difabel atau berkebutuhan khusus tersebut. Bahkan ditegaskan Dedy bahwa Pemkot juga akan memberi perhatian yang lebih terhadap kelompok masyarakat tersebut.

Hal ini diungkapkan Dedy saat mengikuti acara monitoring visit Program Inklusi di Kota Bengkulu yang dilakukan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional bersama Departemen Luar Negeri dan Perdagangan (DFAT) Australia. Kegiatan ini berlangsung Senin (14/4) di Kantor Lurah Kelurahan Sawah Lebar. 

Ikut serta dalam kegiatan ini Direktur KPAPO Bappenas Raden Rara Rita Erawati, jajaran KPAPO Bappenas, Asisten Deputi Perlindungan Khusus Anak dari Kekerasan Kementerian PPPA RI Ciput Eka Purwanti, Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan Pemenuhan Hak Anak Wilayah II Eko Novi Ariyanti Rahayu Damayanti, Perwakilan DFAT Australia, Para Asisten Pemkot, Pemkab Rejang Lebong, Kepala OPD Pemkot dan Pemkab, Camat, Lurah dan pihak terkait lainnya.

Bersama Wakil Walikota Bengkulu, Ronny PL Tobing, dengan tegas Walkot Dedy bahwa program Inklusi Sigab dan Solider yang dijalankan Pemkot Bengkulu sengaja didesain untuk mendorong dan meningkatkan pemenuhan hak-hak difabel.

Walkot Dedy juga mengatakan bahwa sejauh ini, Pemkot Bengkulu juga telah melakukan berbagai upaya untuk memperhatikan kaum difabel seperti komitmen pemenuhan hak atas pekerjaan bagi mereka di Kota Bengkulu. Kelompok difabel ini juga menjadi prioritas utama diperhatikan apalagi menyangkut hal pelayanan.

"Kami berkomitmen akan memberikan pelayanan terbaik untuk seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Siapapun itu. Jika tinggal di Kota Bengkulu mereka berhak bahagia dan merasakan program pemerintah," terang Dedy.

"Kita juga akan memastikan untuk memberi hak yang sama kepada saudara kita yang memiliki keterbatasan fisik. Ada keterbatasan penglihatan, pendengaran, maka jangan pernah kita membedakan karena kita adalah ciptaan Tuhan yang Maha Esa," lanjutnya .

Dedy menjelaskan bahwa kaum difabel itu sejatinya tidak menghendaki kondisi yang saat ini mereka sandang. "Maka dari itu, kita yang Allah berikan kondisi normal seperti ini harus memperhatikan mereka. Jangan sampai mereka merasa terasingkan," pinta Dedy. (ADV)