Bengkulu Tengah – Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Bengkulu Tengah, AAN Febrianta, menyampaikan apresiasi tinggi kepada pemerintah atas perhatian yang diberikan terhadap kesejahteraan pekerja, khususnya dalam penetapan upah minimum.
Hal tersebut disampaikan AAN Febrianta saat memberikan pernyataan bersama para anggota KSPSI Bengkulu Tengah. Ia menilai, kebijakan pemerintah dalam dua tahun terakhir menunjukkan adanya peningkatan yang cukup signifikan terhadap besaran upah minimum.
“Kami dari KSPSI Kabupaten Bengkulu Tengah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah atas perhatiannya terhadap nasib buruh, terutama dalam hal penetapan upah minimum,” ujar AAN Febrianta, Senin (2/2/26).
Menurutnya, kenaikan upah minimum dalam dua tahun terakhir patut diapresiasi karena menunjukkan adanya komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja. Namun demikian, ia menegaskan bahwa kondisi tersebut masih belum sepenuhnya menjawab kebutuhan riil para buruh di lapangan.
“Sebagaimana kita ketahui bersama, dalam dua tahun terakhir kenaikan upah minimum cukup signifikan. Namun ke depan, kami berharap pemerintah dapat lebih memperhatikan nasib buruh,” katanya.
AAN menambahkan, upah minimum yang saat ini berlaku masih dinilai belum layak untuk memenuhi kebutuhan hidup buruh beserta keluarganya, terutama di tengah meningkatnya biaya kebutuhan pokok.
“Upah minimum yang berlaku sekarang masih jauh dari kata layak untuk memenuhi kebutuhan hidup buruh dan keluarganya. Kami berharap ke depan kebijakan pengupahan benar-benar berpihak pada kesejahteraan pekerja,” tegasnya.
KSPSI Bengkulu Tengah berharap pemerintah terus melibatkan unsur pekerja dalam setiap proses pembahasan kebijakan pengupahan agar keputusan yang dihasilkan dapat lebih adil dan berkeadilan bagi seluruh pihak.