Ketua Komisi IV Usin Abdisyah Ajak Warga Bengkulu untuk Peduli Lingkungan

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Usin Abdisyah Putra Sembiring saat bersama emak-emak di Kelurahan Sidomulyo Kota Bengkulu.

SIBERKLIK.COM - Masalah lingkungan dewasa ini menjadi hal yang kurang diperhatikan oleh warga. Terkait hal ini Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Usin Abdisyah Putra Sembiring, mengajak warga Bengkulu untuk memiliki kepedulian terhadap masalah lingkungan. Setidaknya di sekitar tempatt tinggal mereka sendiri.

Lebih jauh, Usin menegaskan bahwa persoalan lingkungan, khususnya masalah sampah, tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah semata. Menurutnya, diperlukan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat agar upaya pelestarian lingkungan dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Pemprov Bengkulu

“Perubahan itu tidak harus besar, tetapi harus konsisten. Satu botol plastik dikurangi, satu pohon ditanam, satu komunitas diajak bergerak. Kalau itu dilakukan bersama-sama, dampaknya akan sangat terasa,” ujar Usin saat bertemu emak-emak warga Sidomulyo, Kota Bengkulu, Jumat (12/12).

Ia menekankan bahwa lingkungan keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun kesadaran ekologis. Oleh karena itu, pengelolaan sampah dari tingkat rumah tangga dinilai sebagai langkah awal yang paling strategis dalam menciptakan perubahan jangka panjang.

Usin juga menyoroti peran emak-emak yang dinilainya sangat vital sebagai penggerak kebiasaan rumah tangga. Mulai dari memilah sampah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, hingga memanfaatkan sampah yang memiliki nilai ekonomi.

“Perubahan dimulai dari kita. Dari rumah, dari dapur, dari cara kita memperlakukan sampah sehari-hari. Ketika emak-emak bergerak, satu rumah akan ikut bergerak,” tegasnya.

Selain itu, Usin mengajak komunitas, organisasi kemasyarakatan, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk bersinergi dalam membangun ekosistem pengelolaan sampah yang produktif dan ramah lingkungan. Ia menilai, sampah tidak semata-mata harus dipandang sebagai masalah, melainkan juga sebagai potensi ekonomi apabila dikelola dengan baik dan inovatif.

Dengan kolaborasi lintas elemen masyarakat, Usin optimistis gerakan peduli lingkungan dapat tumbuh menjadi budaya bersama demi mewujudkan Bengkulu yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (ADV)