Polresta Bengkulu Respon Panggilan 110, Adanya Balap Liar di Depan Benteng Marlborough

Polresta Bengkulu Respon Panggilan 110

Bengkulu – Respons cepat kembali ditunjukkan Polresta Bengkulu dalam menindaklanjuti laporan masyarakat melalui Call Center Polri 110. Menyikapi adanya informasi mengenai dugaan aksi balap liar di kawasan wisata Tugu Pena dan Tapak Paderi, tepatnya di sekitar Jalan Bengcolen Street dan Jalan Ahmad Yani, jajaran Polsek Teluk Segara langsung bergerak menuju lokasi, Rabu (5/8/2026).

Dipimpin oleh AIPTU Lilik S. bersama AIPTU Safrudin. Setibanya di lokasi, petugas mendapati aktivitas balap liar telah membubarkan diri. Meski demikian, personel tetap melakukan patroli dialogis dan monitoring situasi di kawasan wisata untuk memastikan kondisi benar-benar aman serta tidak ada lagi aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Setiap laporan yang masuk melalui Call Center Polri 110 merupakan informasi yang harus segera kami tindak lanjuti. Kehadiran personel di lapangan adalah bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang cepat dan responsif kepada masyarakat," ujar Kapolsek Teluk Segara, AKP Noprizal.

Dalam patroli tersebut, personel memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat, pengunjung objek wisata, serta kelompok remaja yang masih berkumpul di sekitar kawasan Tugu Pena dan Tapak Paderi. Mereka diingatkan agar tidak melakukan balap liar maupun aktivitas lain yang dapat mengganggu kenyamanan pengunjung serta membahayakan pengguna jalan.

"Kami mengimbau para remaja agar tidak menjadikan kawasan wisata sebagai lokasi balap liar maupun tempat berkumpul yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Gunakan waktu untuk kegiatan yang positif dan bermanfaat," kata AKP Noprizal.

Selain mengantisipasi balap liar, personel juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Warga yang membakar sampah diimbau untuk selalu mengawasi api dan menyiapkan air sebagai langkah antisipasi agar api tidak meluas, mengingat kondisi cuaca yang sedang kering akibat musim kemarau.

Petugas juga memberikan edukasi kepada juru parkir agar mengarahkan kendaraan pengunjung ke lokasi parkir yang telah disediakan, mengingatkan pemilik kendaraan untuk tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan, serta selalu mengunci stang sepeda motor guna mencegah tindak pidana pencurian kendaraan bermotor.

"Keamanan kawasan wisata tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat, pengunjung, maupun petugas parkir. Dengan saling peduli, kita dapat menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi semua," jelas AKP Noprizal.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di kawasan Tugu Pena dan Tapak Paderi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Aktivitas masyarakat berjalan normal, sementara arus lalu lintas di sekitar lokasi wisata tetap lancar.

Kapolsek Teluk Segara kembali mengajak masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 apabila menemukan adanya tindak pidana, balap liar, maupun gangguan keamanan lainnya.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah peduli dengan melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas melalui Call Center Polri 110. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian menjadi kunci utama dalam menjaga Kota Bengkulu tetap aman, tertib, dan kondusif," pungkas AKP Noprizal.

Melalui respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat, Polresta Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan mampu mencegah terjadinya gangguan kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman bagi seluruh warga maupun pengunjung kawasan wisata di Kota Bengkulu.