Perketat Pengawasan, Rutan Manna Pastikan Layanan Kunjungan Aman dan Sesuai SOP

Rutan Manna Pastikan Layanan Kunjungan Aman dan Sesuai SOP

MANNA – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Manna memperketat pengawasan di ruang kunjungan sebagai langkah antisipasi masuknya barang terlarang sekaligus memastikan pelayanan kepada keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) berjalan aman, tertib, dan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), Jumat (25/9/2026).

Pengawasan dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai dengan melibatkan Kepala Rutan Kelas IIB Manna Hannibal, S.Sos., M.Si., Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR), petugas pengamanan dan pelayanan kunjungan, serta regu pengamanan yang bertugas.

Sejumlah aspek menjadi perhatian dalam pengawasan tersebut. Petugas melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan dan makanan yang dibawa pengunjung sesuai ketentuan, memantau interaksi WBP dengan keluarga, serta menertibkan alur keluar-masuk pengunjung.

Pengawasan juga diarahkan untuk memastikan petugas memberikan pelayanan secara humanis, ramah, profesional, dan bebas dari praktik pungutan liar (pungli).

Kepala Rutan Manna Hannibal memberikan arahan agar jajaran tidak mengurangi kewaspadaan selama layanan kunjungan berlangsung. Pemeriksaan barang bawaan diminta dilakukan secara teliti, sementara pengawasan terhadap WBP dan pengunjung dilakukan secara intensif dengan tetap mengedepankan pendekatan persuasif.

“Ruang kunjungan adalah titik vital dan rawan terjadinya penyelundupan barang terlarang. Karena itu, saya instruksikan seluruh petugas untuk tidak lengah dan melakukan pemeriksaan secara teliti,” tegas Hannibal.

Menurutnya, aspek keamanan harus berjalan beriringan dengan kualitas pelayanan.

“Tetap berikan pelayanan yang humanis, ramah, tulus dan ikhlas tanpa pungli. Jika ditemukan kejanggalan sekecil apa pun, segera laporkan secara berjenjang. Keamanan dan kenyamanan merupakan kunci layanan kunjungan yang berkualitas,” ujarnya.

Hannibal juga meminta petugas memastikan setiap tahapan layanan berjalan sesuai SOP, mulai dari pemeriksaan hingga proses pengunjung meninggalkan area Rutan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi ruang kunjungan terpantau tertib, aman, dan kondusif. Berdasarkan hasil pengawasan, tidak ditemukan barang terlarang maupun pelanggaran terhadap tata tertib kunjungan.

Melalui pengawasan tersebut, Rutan Kelas IIB Manna menegaskan komitmennya untuk memperkuat keamanan dan ketertiban sekaligus memberikan layanan kunjungan yang aman, transparan, humanis, dan sesuai SOP.