Pascasarjana Agroekoteknologi Unib Kenalkan Teknologi Urban Farming Berbasis Bahan Baku Lokal

Prodi Pascasarjana Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Unib melakukan kegiatan pengabdian masyarakat dengan mengenalkan penerapan teknologi pertanian organik berbahan baku lokal kepada para penyuluh pertanian di Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bengkulu.

SIBERKLIK.COM - Prodi Pascasarjana Agroekologi Fakultas Pertanian Unib melakukan kegiatan pengabdian pada masyarakat (PPM). Kali ini yang menjadi sasaran yakni para penyuluh pertanian di Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bengkulu. Serta sejumlah ASN yang ada di dinas tersebut.

Dalam program PPM kali ini, para dosen pascasarjana itu menyampaikan ilmu tentang penerapan teknologi pertanian organik di perkotaan yang berbasasis bahan baku lokal. Para kelompok dosen yang ikut dalam kegiatan itu diantaranya, Dr. Ir. Sigit Sudjatmiko, MSc selaku ketua kegiatan, Prof. Dr. Ir. Fahrurrozi, MSc, Dr. Ir. Supanjani, MSc, dan Dr. Ir. Usman Siswanto, MSc. 

ppm

 

ppm

Kegiatan ini didampingi oleh Prof. Dr. Ir. Alnopri, MS. sebagai Direktur Program Pascasarjana Agroekoteknologi, serta dibantu oleh mahasiswa S2 Agroekoteknologi yaitu Faiq Alya Nugraha dan Usi Purwati.

Kepada media ini, Sigit Sudjatmiko mengatakan bahwa kegiatan PPM ini merupakan salah satu tugas dosen dalam penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pengabdian masyarakat sendiri merupakan proses implementasi ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni budaya langsung kepada masyarakat menggunakan metode ilmiah. Melalui kegiatan pengabdian, para dosen berkesempatan menyampaikan perkembangan ilmu dan teknologi kepada masyarakat. 

ppm

"Untuk kegiatan PPM kali ini kita mengangkat tema; PENERAPAN TEKNOLOGI PERTANIAN ORGANIK PERKOTAAN BERBASIS BAHAN BAKU LOKAL. Ada pun target sasarannya para penyuluh pertanian Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bengkulu beserta ASN di dinas tersebut yang berlokasi di Kelurahan Semarang Kecamatan Sungai Serut Kota Bengkulu," terang Sigit. 

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bengkulu, Ir. Adriansyah, MM. Dalam arahannya, Adrian berharap para penyuluh pertanian bisa mengikuti kegiatan ini secara serius. "Usai mengikuti kegiatan ini saya berharap para penyuluh pertanian bisa menyampaikan informasi ini dan dipraktekkan langsung ke masyarakat unuk kemajuan pertanian di Kota Bengkulu," harap Adriansyah.

ppm

 
Adrian juga menyampaikan harapan agar lebih ditingkatkan lagi peran perguruan tinggi untuk meningkatkan ketahanan pangan di kota Bengkulu. "Peran tersebut diusulkan dalam bentuk praktek budidaya tanaman palawija maupun sayur dan buah-buahan berbasis teknologi, dilakukan oleh kelompok dosen dan mahasiswa, baik di lahan yang dikelola oleh dinas pangan dan pertanian atau di Unib," katanya. 

Hal senada juga dikatakan Direktur Prodi Pascasarjana Agroekoteknologi Unib, Prof. Dr. Ir. Alnopri, MS. Ia juga berharap adanya peningkatan SDM dari PPL dan ASN dinas Pangan dan Pertanian kota Bengkulu dengan menempuh Pendidikan program Pasca S2 dan S3 di Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu

ppm

Untuk kegiatan PPM sendiri, diikuti oleh 51 peserta terdiri dari PPL kota Bengkulu dan ASN di dinas Pangan dan Pertanian kota Bengkulu. Materi yang disampaikan adalah 1) Konsep pertanian perkotaan beserta contoh-contohnya; 2) Pengelolaan tanaman buah-buahan di perkotaan; dan 3) Penjabaran fungsi dan peran PPL dan antisipasi kemajuan teknologi budidaya dan perubahan demografi di kota Bengkulu. 

ppm

Setelah penyampaian materi dilanjutkan dengan diskusi yang memberi gambaran bahwa disamping masih adanya kekurangan diantaranya sulitnya menjaga keberlanjutan program pertanian perkotaan, namun juga tersirat adanya optimisme untuk memajukan pertanian perkotaan di kota Bengkulu.

ppm

Rasa optimis itu terlihat dari apa yang telah dilakukan bapak Ucok salah seorang PPL Kota Bengkulu. Bapak Ucok memproduksi sayuran secara reguler dengan konsumen tetap. Bahkan ada peluang untuk mensuplai supermarket. (rls)