Bengkulu – Jasa Raharja Kantor Wilayah Bengkulu melaksanakan sosialisasi Program Apresiasi Emas bagi wajib pajak patuh pada Jumat (24/04/2026) di Samsat Virtu, Kota Bengkulu. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) secara tepat waktu.
Sosialisasi tersebut dilaksanakan oleh petugas Jasa Raharja Kanwil Bengkulu, Fawwaz Athallah, dengan menyasar masyarakat dan wajib pajak yang sedang mengakses layanan di Samsat Virtu. Melalui kegiatan ini, masyarakat diberikan informasi mengenai program apresiasi yang disiapkan sebagai bentuk penghargaan kepada wajib pajak yang taat administrasi.
Program apresiasi emas merupakan inisiatif Tim Pembina Samsat Provinsi Bengkulu yang bertujuan mendorong peningkatan kepatuhan masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor. Selain sebagai bentuk penghargaan, program ini diharapkan mampu memberikan motivasi kepada masyarakat untuk lebih disiplin dalam memenuhi kewajiban perpajakan.
Dalam pelaksanaannya, petugas memberikan penjelasan langsung terkait mekanisme program, syarat partisipasi, serta manfaat yang dapat diperoleh wajib pajak. Sosialisasi dilakukan melalui interaksi langsung dan penyampaian informasi secara edukatif agar mudah dipahami masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengingatkan pentingnya pembayaran pajak kendaraan bermotor yang turut mencakup Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Dana tersebut memiliki peran penting sebagai perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas.
Melalui sosialisasi yang dilakukan secara langsung, Jasa Raharja Bengkulu berharap masyarakat semakin memahami manfaat menjadi wajib pajak yang patuh, sekaligus meningkatkan partisipasi dalam mendukung optimalisasi pendapatan daerah.
Jasa Raharja Bengkulu bersama Tim Pembina Samsat terus berkomitmen menghadirkan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kesadaran tertib administrasi kendaraan bermotor di Provinsi Bengkulu.