Walkot Dedy: OPD Harus Inovatif dalam Pelayanan Masyarakat

Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi

SIBERKLIK.COM - Pesatnya perubahan sosial di tengah masyarakat saat ini, membuat pola pelayanan terus mengalami perubahan dan perkembangan. Untuk itu diperlukan kreativitas dalam berinovasi agar layanan yang diberikan bisa dilakukan dengan baik sesuai dengan perbahan yang terjadi.

Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama Wakil Walikota Bengkulu Ronny PL Tobing, akan mewujudkan tata kelola pemerintah yang inovatif dan kreatif dalam memberi layanan kepada masyarakat. Dimana meminta kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), terkhusus Kecamatan dan Keluarahan untuk menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

"Inovasi ini hadir untuk mempermudah atau menjadi alat dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Ketika ini menjadi alat, bapak ibu harus menggali ide, berdiskusi demi menghadirkan inovasi yang bermanfaat," kata Dedy saat membuka sosialisasi inovasi daerah di ruang Hidayah I, kantor Walikota, Senin (5/5).

Dedy membeberkan Kota Bengkulu pernah menjadi yang terbaik pada zaman Covid-19, inovasi menyoal transportasi dan mendapatkan insentif sebesar Rp3 miliar. Jadi bukan suatu hal mustahil untul mengulang capaian tersebut.

Ia juga mencontohkan inovasi Sistem Informasi Pelayanan Administrasi Kelurahan Malabro (SIPAKBRO) di Kelurahan Malabro.

"Dengan aplikasi ini masyarakat tak perlu datang ke kantor lurah, tapi sudah bisa mendapatkan pelayanan," terang Dedy.

Kemudian inovasi yang digalakkan oleh SMP 21. Inovasi ini kini telah diterapkan dibeberapa sekolah lain. Artinya ada nilai tambah pada setiap inovasi dan tentunya diharapkan makin mempermudah setiap layanan.

Masih menyoal inovasi, Dedy memberikan pekerjaan rumah kepada Bappeda dan Diskominfo untuk menghadrikan inovasi seperti aplikasi Sipadek, namun nantinya harus mencakup keseluruhan inovasi OPD yang dihadirkan dalam aplikasi tersebut.

Selain inovasi digitalisasi, Dedy juga ingin setiap OPD Pemkot menghadirkan di luar hal tersebut sesuai dengan anjuran dari pemerintah pusat.

Pada intinya, Dedy mengimbau seluruh OPD untuk terus berinovasi dan meningkatkan capaian dari tahun ke tahun, sehingga slogan dan penghargaan sebagai kota terinovatif terus melekat pada Kota Bengkulu.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah menjelaskan, sosialisasi pihaknya dengan menghadirkan Walikota ialah langkah awal untuk menjaring inovasi setiap OPD. 

"Tujuan kita ialah mensosialisasikan kembali terkait lomba inovasi. Ini sebagai bahan untuk menghadapi Innovative Government Award (IGA) 2025," jelas Medy.

Medy membeberkan bahwasannya Kota Bengkulu selalu masuk 10 besar pada lomba inovasi daerah dan berpredikat sebagai kota sangat inovatif. Dari segi kualitas, Kota Bengkulu tak kalah dibanding dengan kota-kota besar lainnya, bahkan ada beberapa daerah meniru inovasi Kota Bengkulu.

"Dari segi kuantitas, Kota Bengkulu dari tahun ke tahun selalu meningkat. Pada 2021, terhitung ada 88 inovasi. Tahun 2022 ada 202, tahun 2023 ada 218 dan tahun 2024 sebanyak 275 inovasi," jelasnya. (AK)