Usai Tanam 10 Ribu Pohon Kelapa, Walkot Dedy: Tolong DIjaga dan DIrawat

Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi menciumi pohon kelapa yang ditanamnya sembari berharap nantinya pohon kelapa itu bisa memberi sejuta manfaat bagi masyarakat.

SIBERKLIK.COM - Gerakan Menanam 10 Ribu Pohon Kelapa (GEMPALA) telah sukses dilaksanakan. Hal ini ditandai dengan diraihnya rekor dunia dari MURI untuk warga Kota Bengkulu.

Namun menurut Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, diraihnya rekor MURI bukanlah tujuan akhir dari dibuatnya program GEMPALA. Apalagi hanya berorientasi pada seremonial kegiatan. 

Orang nomor satu di Kota Bengkulu ini meminta tolong kepada seluruh warga ikut bertanggungjawab untuk menjaga dan merawat pohon kelapa yang sudah ditanam serentak itu. “GEMPALA ini jangan sekedar menanam. Tolong dirawat, tolong dijaga, tolong disiram,” pinta Dedy.

Secara khusus Walkot Dedy meminta tolong kepada para pedagang di sekitar Pantai Panjang untuk menjaga dan meawat pohon kelapa itu. Sebab ini menjadi keuntungan bagi para pedagang sebab mereka bisa memanfaatkan keberadaan pohon kelapa itu nanitinya.

“Mari kita rawat. Soal rezeki, insya allah yakinlah rezeki tidak akan tertukar. Jadi maksud saya ini kelebihan bagi pedagang disini, ia punya pohon kelapa anggap punya dia sendiri maka dirawat,” jelasnya.

Walkot Dedy juga mengatakan bahwa pohon kelapa memiliki banyak manfaat, sehingga sering disebut “pohon kehidupan” atau “pohon seribu manfaat” Semua bagian pohon kelapa, mulai dari akar, batang, daun, buah, hingga sabut dan tempurungnya, dapat dimanfaatkan. “Pohon kelapa ini semuanya bermanfaat. Kelapo mudo, tuo semuanyalah apalagi kini santan mahal, kelapa mahal,” jelasnya.

Tak lupa, Dedy juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah membantu Pemerintah Kota Bengkulu telah menyukseskan GEMPALA. “Untuk semuanya terima kasih, semoga ini menjadi amal jariyah untuk kita semua,” tutupnya. (AK)