SIBERKLIK.COM - Tragedi subuh berdarah terjadi di GOR Sawah Lebar Bengkulu, Kamis (22/10/2026). Tiga orang meninggal di tempat akibat kecelakaan lalu lintas.
Kecelakaan yang dikenal dengan istilah "adu kambing" ini terjadi di kawasan Jalan Meranti, Kelurahan Sawah Lebar, Kecamatan Ratu Agung, sekira pukul 03.30 WIB.
Peristiwa nahas itu melibatkan dua unit sepeda motor, yakni Honda Vario warna hitam dengan nomor polisi BD-4853-MK dan Honda Sonic warna merah berplat BD 5423 WJ. Benturan keras antarmuka kendaraan tak terelakkan saat suasana jalan sedang sepi di dekat Lapangan GOR Sawah Lebar.
Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmad Hidayat melalui Kasat Lantas Polresta Bengkulu AKP Aan Setiawan, S.H. membenarkan insiden maut yang merenggut tiga korban jiwa tersebut.
"Betul, ada tiga korban meninggal dunia. Untuk korban MD (meninggal dunia) saat ini sudah berada di Rumah Sakit Bhayangkara sambil menunggu kedatangan pihak keluarga," tegas AKP Aan Setiawan saat dikonfirmasi, Kamis (22/10).
Berdasarkan data yang dihimpun pihak kepolisian, peristiwa bermula ketika sepeda motor Honda Vario BD 4853 MK melaju dari arah Simpang Skip menuju ke arah Simpang Dehasen. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan, meluncur kencang Honda Sonic BD
5423 WJ.
Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jalan Meranti dekat Lapangan GOR Sawah Lebar, kedua kendaraan yang melaju saling berhadapan tersebut kehilangan kendali hingga beradu banteng (front-to-front).
Suara benturan hebat memecah keheningan subuh, melempar para pengendara ke badan jalan dengan luka fatal.
Akibat benturan dahsyat tersebut, seluruh pengendara dan penumpang dari kedua kendaraan tidak berhasil diselamatkan, Pengendara Honda Vario BD-4853-MK, Mengalami luka patah tulang berat di kaki kanan, luka robek di kaki kiri, serta pendarahan hebat akibat luka robek di bagian muka. Korban dinyatakan meninggal dunia.
Penumpang Honda Vario BD-4853-MK Mengalami luka robek parah di bagian kepala yang merenggut nyawanya di tempat.
Pengendara Honda Sonic BD-5423-WJ Mengalami patah tulang pada tangan kanan serta luka robek serius di bagian muka, yang juga mengakibatkan korban meninggal dunia.
Petualangan malam yang berujung maut ini kini dalam penanganan penuh Unit Gakkum Satlantas Polresta Bengkulu. Petugas telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti berupa kedua bangkai kendaraan yang rusak parah, serta mengumpulkan keterangan saksi-saksi guna memastikan penyebab pasti terjadinya kecelakaan. (**)