SIBERKLIK.COM – Pemandangan tak sedap terlihat tatkala melintas di jalan Line 1 milik Pelindo 2 Pulau Baai Bengkulu. Terlihat tumpakan sampah menumpuk di pinggir jalan tersebut.
Tumpukan sampah ini terlihat tak jauh dari gerbang pelabuhan. Sekira 500 meter.
Ironinya, jalan Line 1 ini merupakan jalur operasional pelabuhan yang seharusnya steril dari aktivitas masyarakat umum. Namun, faktanya banyak tumpukan sampah yang terlihat.
Diduga sampah itu adalah sampah rumah tangga dari warga sekitar. Selama ini warga Teluk Sepang turut memanfaatkan jalan tersebut karena akses jalan mereka masih rusak, terutama pada bagian Jembatan Teluk Sepang.
Di tengah kondisi itu, sebagian warga justru membuang sampah rumah tangga di pinggir jalan kawasan pelabuhan. Seorang warga berinisial MJ mengaku membuang sampah di jalan itu setelah berhenti berlangganan jasa pengangkut sampah. Alasannya klasik karena kesulitan ekonomi.
MJ sendiri kedapatan membuang sampah di lokasi tersebut. Ia mengaku baru pertama kali melakukannya.
“Selama ini kami berlangganan, tetapi karena pendapatan sedang sulit, terpaksa mencari sendiri tempat membuang sampah,” katanya.
MJ mengaku tidak memiliki tempat untuk membuang sampah setelah berhenti berlangganan. Kondisi itu menjadi alasannya memilih membuang sampah di pinggir jalan milik Pelindo.
MJ menyadari tindakannya salah. Ia mengakui bahwa kawasan pelabuhan bukan tempat pembuangan sampah rumah tangga dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya.
Ia juga akan mengingatkan warga lain agar tidak membuang sampah di lokasi yang sama.
Pelindo Ajak Warga Jaga Kebersihan
Terkait hal ini, GM Pelindo Bengkulu Dr. Dimas Rizky Kusmayadi, S.H., M.H., M.Sc., mengajak masyarakat ikut menjaga kebersihan kawasan pelabuhan. Termasuk jalan yang dimanfaatkan untuk akses sehari-hari.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan kawasan Pelabuhan Pulau Baai. Jalan yang digunakan untuk melintas perlu dijaga agar tetap bersih, tertib, dan aman. Mohon tidak membuang sampah di pinggir jalan maupun di area operasional pelabuhan,” imbaunya.
Ia juga mengatakan bahwa kebersihan lingkungan membutuhkan kepedulian setiap orang. Untuk itu Dimas meminta agar warga tidak lagi membuang sampah di jalan kawasan pelabuhan. (**)