Siberklik.com - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan seiring kian membaiknya pertumbuhan ekonomi, memberi dampak positif pada penurunan tingkat pengangguran terbuka (TPT) secara nasional.
Di Bengkulu, sendiri masuk sebagai salah satu provinsi dari 10 provinsi dengan tingkat pengangguran terbuka terendah pada Februari 2023.
Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Ria Oktarina memberikan apresiasi kepada seluruh stakeholder di Bengkulu, yang telah berupaya dengan sungguh-sungguh, sehingga angka pengangguran di Bumi Rafflesia menurun.
"Alhamdulillah Bengkulu empat besar dari 10 provinsi dengan tingkat pengangguran terbuka terendah pada Februari 2023. Ini patut diapresiasi, dipertahankan, bahkan ditingkatkan. Tekan terus angka pengangguran di Bengkulu," kata nya pada Jumat, (17/11/2023).
Ria menjelaskan, salah satu sasaran pembangunan dalam APBN 2024 adalah terus menurunkan angka pengangguran hingga mencapai rentang 5,0 sampai 5,7 persen dimana per Februari 2023 adalah sebesar 5,45 persen.
"Beberapa masalah ketenagakerjaan yang perlu diperhatikan adalah mengenai pengangguran terdidik, rendahnya produktivitas dan kualitas tenaga kerja, mismatch lulusan sekolah dengan kebutuhan pasar kerja dan tingginya tingkat pengangguran lulusan pendidikan vokasi," ujarnya.
Selain itu dia menekankan, guna menyelesaikan masalah-masalah ketenagakerjaan tersebut, DPD RI telah meminta kepada pemerintah untuk mengeluarkan sejumlah kebijakan.
Diantaranya mewujudkan angkatan kerja yang produktif, dan berkualitas melalui implementasi sistem informasi pasar kerja yang kredibel.
DPD RI juga meminta kepada pemerintah untuk menggeser tenaga kerja sektor informal dengan nilai tambah rendah kepada sektor formal yang bernilai tambah tinggi," tutupnya. (Adv)