Ikut Arahan Gubernur, Bank Bengkulu Turunkan Saldo Minimum Tabungan

Plt. Dirut Bank Bengkulu, H. Iswahyudi, SE.

SIBERKLIK.COM - Respon cepat yang dilakukan oleh Gubernur Helmi Hasan terkait keluhan warga atas besaran saldo minumum tabungan di Bank Bengkulu, ditanggapi cepat pula oleh Plt. Dirut Bank Bengkulu H. Iswahyudi SE. Sesuai arahan Gubernur, pihak manajemen Bank Bengkulu akan menurunkan saldoo minimum tabungan sebesar Rp 25 ribu. Kebijakan ini berlaku mulai 1 Mei 2025.

"Sesuai arahan dari bapak Gubernur Bengkulu, maka kami dari manajemen Bank Bengkulu akan membuat kebijakan untuk menurunkan saldo minimum tabungan menjadi Rp 25 ribu. Ini berlaku untuk dua jenis tabungan yakni Tabot dan Simpeda," tegas Iswahyudi.

Langkah cepat Gubernur dan respons sigap dari Bank Bengkulu ini sebagai contoh sinergi yang baik antara Pemprov dan Bank Bengkulu dalam kebijakan bantu rakyat. Dimana pemerintah siap mendengar dan memenuhi kebutuhan rakyat. "Ini bisa menjadi hal baik juga bagi Bank Bengkulu ke depannya yang akan terus tangguh dan tumbuh menjadi bank kebanggaan masyarakat Bengkulu," ujarnya.

Iswahyudi berharap kebijakan yang diambil oleh Bank Bengkulu ini bisa disambut positif oleh masyarakat Bengkulu yang sebelumnya menyampaikan keluhan kepada Gubernur. Salah satu cara sambutan positif itu dengan terus meningkatkan saldo tabungan dan mempercayakan semua transaksi keuangan di Bank Bengkulu.

"Saat ini di Bank Bengkulu telah memiliki banyak layanan keuangan yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Bengkulu dalam melakukan transaksi. Semoga dengan adanya penurunan saldo minimum ini bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Bank Bengkulu," jelasnya. (AK)