Beranda Bengkulu Metro Wawali Motivasi Mahasiwa UMB untuk Menjadi Wirausahawan Mandiri

Wawali Motivasi Mahasiwa UMB untuk Menjadi Wirausahawan Mandiri

Wawali Motivasi Mahasiwa UMB untuk Menjadi Wirausahawan Mandiri
Wawali Motivasi Mahasiwa UMB untuk Menjadi Wirausahawan Mandiri

SIBERKLIK.COM – Wakil Walikota (Wawali) Bengkulu Dedy Wahyudi memberikan motivasi sekaligus menjadi narasumber seminar nasional pekan kewirausahaan mahasiswa yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) bertempat di Hotel Putri Gading, Kamis (20/12).

Dengan mengusung tema spirit wirausaha muda menuju kemandirian bangsa, Dedy meminta harus mampu bercita-cita. Tak peduli apa cita-cita dan profesi itu, terpenting harus ada kebanggaan.

“Hari ini mahasiswa jangan hanya menjadi mahsiswa kupu-kupu. Anda sudah mulai berfikir besok mau jadi apa? pengusaha, politisi, yang terpenting kita harus tanamkan bagaimana motivasi menjadi orang sukses,” ujarnya.

Adapun Dedy sendiri menceritakan bahwa dirinya mempunyai 4 saudara, dan semua saudaranya adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS). Namun dirinya sendiri yang tidak, yang saat itu sebelum menjadi Wakil Walikota Bengkulu beliau berkerja di media massa menjadi wartawan.

“Kita harus percaya diri dengan profesi kita. Apapun profesi teman-teman ketika ditekuni dengan baik insya Allah akan berhasil,” terangnya.

Ia juga berpesan kepada mahasiswa harus yakinkan diri sendiri untuk bisa sukses dan menciptakan usaha baru di Kota Bengkulu.

Selain itu seminar ini pula mendatangkan Budiyanto, S.P.i selaku Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Pengusaha Muda Indonesia (Himapindo) sekaligus Presiden Direktur Budiyanto Corporation.

Budiyanto menjelaskan terkait materinya tersebut adalah bagaimana merubah menset mahasiswa yang tadinya kuliah berfikirnya untuk kerja di tempat orang.

“Saya ingin merubah saat ini bukan itu orientasi menjadi mahasiswa, tetapi lebih dari itu dengan kapasitas ilmu yang cukup harus berfikir dan bertindak menjadi orang yang lebih berdaya (menjadi pengusaha),” paparnya.

Bahkan beliau berpesan kepada mahasiswa untuk tidak menjadikan PNS sebagai pilihanya karirnya tapi bagaimana mahasiswa memilih entrepreneur sebagai karirnya.

“Mereka sekarang menjadi pengusaha sebelum sarjana, sehingga mereka lulus bukan memilih menjadi PNS atau Problemeker tetapi mereka menjadi problem solver,” harapnya.

“Jadi ketika mahasiswa itu lulus mereka mampu menyerap tenaga kerja, bukan ketika mereka lulus lalu menjadi beban Negara dalam konteks kebutuhan tenaga kerja,” tutupnya. (rfky)

Leave a Reply

avatar
254
  Subscribe  
Notify of