Beranda Bengkulu Metro Sirajuddin: Jika jadi UIN, Kami Akan Buka Fakultas Kedokteran

Sirajuddin: Jika jadi UIN, Kami Akan Buka Fakultas Kedokteran

Prof Sirajuddin M.

SIBERKLIK.COM – Rektor IAIN Bengkulu Prof Sirajuddin M. mengatakan pihaknya terus melakukan alih status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). Jika itu terwujud maka akan membuka Fakultas Kedokteran.

Hal ini diungkapkan Sirajuddin saat memberi sambutan dipembukaan Roadshow Nasional Seminar Ekonomi Islam yang di selenggarakan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) di kampus STAIN Bengkulu, Kamis (1/11).

“Saya pikir kalau memang takdirnya menjadi UIN mungkin kita bisa membuka Fakultas Kedokteran,” katanya.

Fakultas Kedokteran yang akan dibuka itu nanti terang Sirajuddin akan berbeda dengan Fakultas Kedokteran yang ada di Unib. “Nantinya ilmu kedokteran yang akan dibuka akan memadukan antara ilmu medis dengan ilmu herbal. Sebab di Indonesia sendiri yang ahli herbal itu bukan dokter tapi tabib,” ujarnya.

Gerbang Kampus IAIN Bengkulu.
foto : net.

Terkait dengan alih status IAIN Bengkulu sendiri Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah dalam sambutannya mengatakan bahwa Pemprov Bengkulu akan terus mendorong terwujudnya alih status tersebut.

“Menteri Agama RI saat berkunjung ke Bengkulu pernah berjanji untuk mengupayakan terwujudnya alih status tersebut. Tentu ini akan terus kita dorong secara bersama antara Pemprov Bengkulu dan pihak IAIN Bengkulu,” kata Rohidin.

Kampanyekan Ekonomi Islam

Terkait dengan Roadshow Nasional Seminar Ekonomi Islam, Sirajuddin mengatakan bahwa kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya untuk mengkampanyekan ekonomi Islam. Tidak hanya di Provinsi Bengkulu secara khusus namun juga di Indonesia secara umum.

IAIN Bengkulu sendiri terangnya juga ingin menjadikan momen tersebut untuk melakukan alih status menjadi UIN. “Ekonomi Syariah itu penting dalam konteks kehidupan,” ujarnya.

Kegiatan Roadshow Nasional Seminar Ekonomi Islam yang berlangsung di IAIN Bengkulu ini sendiri mengangkat tema “Digitalisasi dan Tren Bisnis Generasi Zaman Now”.

Kegiatan ini dihadiri oleh Plt. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bengkulu Yan Syafri, serta Keynote Speaker Abdullah Firman Wibowo.

Disamping itu juga ada pembicara lainnya yakni, Ronald Yusuf Wijaya selaku Ketua Umum Asosiasi Fintech Syariah Indonesia, Moh. Saleh Anggota DPD RI Bengkulu dan Amti Caniago dari Rumah Digital Kalamansi Bengkulu. (rfky)

Leave a Reply

avatar
254
  Subscribe  
Notify of