Beranda Bengkulu Metro Pertemuan PPS PGRA se-Indonesia ke-4 di IAIN Bengkulu

Pertemuan PPS PGRA se-Indonesia ke-4 di IAIN Bengkulu

Pertemuan PPS PGRA se-Indonesia ke-4 di IAIN Bengkulu

SIBERKLIK.COM – Provinsi Bengkulu menjadi tempat Pertemuan Perkumpulan Program Studi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal (PPS PGRA) se Indonesia ke 4 dan akan digelar juga Seminar Nasional yakni dari tanggal 11-13 April.

Acara ini diselenggarakan oleh program studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Tadris IAIN Bengkulu.

Sambutan ketua panitian PPS PGRA se Indonesia Sumedi mengatakan Bahwa PIAUD ini pada tahun 2016 baru diresmikan menjadi semacam perkumpulan yang sah menurut pandangan hukum negara ini.

Yang mana dahulunya Prodi PIAUD awalnya bernama PGRA (Pendidikan Guru Raudhatul Athfal)

“Pertemuan kali ini meruapakan kan yang ke 4 se Indonesia. Perkumpulan ini sebagai wadah untuk bertukar pemikiran dan berbagi pengalaman dengan meilhat kekurangan diri masing-masing untuk kemudian dicarikan solusianya,” ujarnya, Kamis (11/4).

Sementra itu, Rektor IAIN Bengkulu Prof. Sirajuddin mengatakan pihaknya mendukung penuh acara ini dan terus mensuppo, dan semoga kegiatan ini menjadi berkesan dan bermanfaat.

“Bila ini saya lihat, kegiatan ini nantinya bisa membuat suatu gagasan baru bagaimana prodi ini dan gurunya menjadi satu paket yang memang bisa memberima kontribusi yang besar terhadap anak didiknya,” terangnya.

“Oleh karwna itu pendidik yang benar handal harus tau betul memberikan pesan yang tepat kepada anak, karena anak usia dini pemikirannya sangat polos dan jujur belum ada pemikiran dan beban lainnya, tentu akan berbeda dengan SD yang sudah mulai sedikit-dikit berbohong,” jelasnya.

Ditambahkan Sirajuddin bahawa kalau melihat fase 0-4 tahun adalah usia yang cocok dan betul tidak ada dusta diantara kita karena murni bersih anak igu, masih mudah meniru dan menyerap semua informasi sekaligus membentuk karater dirinya.

“Sampaikan kepada anak-anak kita mata pelajaran menyanyi, diutamakan bernuansa keislaman cerita tentang kenabian. Berikan mereka pesan lewat musik karena daya ingatnya sangat kuat,” ungkap Sirajuddin.

Sementara itu turut hadir juga Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah diwakili oleh Asisten III Setdaprov Bengkulu Gotri Suyanto saat membuka acara menyampaika bahwa menyambut positif kegiatan ini.

Adapun kegiatan ini membawa kemajuan bagi pendidikan anak usia dini khusus di Bengkulu.

“Kegiatan seperti ini dapat mendukung terwujudnya cita-cita bersama untuk membangun pendidikan sejak dini,” ungkap Gotri.

“Perlu disampaikan bahwa Provinsi Bengkulu saat ini sedang berjuang untuk menata semua aspek, termasuk pada aspek lingkungan ramah anak pembentukan karakter sejak dini,” tutupnya. (rfky)

Leave a Reply

avatar
254
  Subscribe  
Notify of