Beranda News Pergoki Sejoli Diduga Mesum, Polisi Ini Nekat Naik Kap Mobil yang Tancap...

Pergoki Sejoli Diduga Mesum, Polisi Ini Nekat Naik Kap Mobil yang Tancap Gas Hingga 260 Meter

SIBERKLIK.COM – Upaya anggota Sabhara Polda Bengkulu, Bripda Alvi, saat memergoki diduga pasangan mesum dalam mobil, ternyata tak mudah. Bahkan Alvi harus bertaruh nyawa.

Pasalnya, Bripda Alvi sempat bertahan di kap mobil Vios B 1649 EED, yang melaju hingga 260 meter, sampai akhirnya Alvi terpental setelah mobil Vios itu terpaksa berhenti, karena lajunya dihadang mobil warga.

Insiden polisi memergoki diduga pasangan mesum dalam mobil itu, terjadi Minggu (23/6/2019) malam. Di Jalan Pariwisata Pantai Panjang, tepatnya depan Hotel Kuala View Beach.

Berawal saat Bripda Alvi dan Bripda Akbar, keduanya anggota Sabhara Polda Bengkulu, patroli di Pantai Panjang. Tiba-tiba mereka melihat ada mobil Vios parkir di pinggir jalan, tepatnya di seberang jalan Hotel Kuala View Beach.

Alvi mendekati mobil itu, dan melihat isi dalam mobil diduga sedang duduk berpangkuan. Dua sejoli itu, RS (29) pria warga Sawah Lebar dan EM (24) wanita warga Kebun Ros.

Dari reka ulang yang dilakukan Selasa (25/6/2019) pukul 15.30 WIB, RS dan EM mengaku tidak mesum. Namun mereka mengira Alvi perampok.

Hingga mereka nekat kabur dan RS yang mengemudikan Vios, tancap gas saat Bripda Alvi masih memeriksa dari kaca depan mobil Vios.

Alvi coba bertahan di atas kap mobil, saat mobil itu coba melaju. “Tolong, tolong,” teriak Alvi.

Namun, akhirnya Vios itu baru berhenti setelah ada warga yang membawa mobil, menghentikan laju Vios dengan berhenti di depannya.

“Aku juga teriak minta tolong waktu melajukan mobil,” keterangan RS saat rekontruksi.

Alvi terpental sekitar 6 meter, saat mobil berhenti. Kakinya cedera, hingga dilarikan ke RS Bhayangkara. Sementara RS dan EM diamankan ke Polres Bengkulu.

“Aku bilang, kamu rampok, kamu rampok ya,” ucap RS saat rekontruksi.

Namun korban bilang, dia merupakan polisi. Warga memberitahu RS, bahwa korban itu polisi. “Aku bilang bapak ini polisi,” ujar warga yang menjadi saksi saat insiden itu terjadi.

Kasat Reskrim Polres Bengkulu, AKP. Indramawan Trisna enggan memberi keterangan soal rekontruksi. “Gak usah sama saya ya. Sama Kapolres aja,” ujarnya singkat saat ditanya pewarta. (MS)

Leave a Reply

avatar
254
  Subscribe  
Notify of