Beranda Bengkulu Metro Pemprov Segera Bangun Laboratorium PCR Refresentatif, Lengkap Dengan Peralatan Penunjangnya

Pemprov Segera Bangun Laboratorium PCR Refresentatif, Lengkap Dengan Peralatan Penunjangnya

SIBERKLIK. COM – Merebaknya wabah virus corona (COVID-19), yang penyebarannya bergerak begitu cepat membuat pemerintah kewalahan dan mengalami banyak kendala, mulai dari keterbatasan SDM maupun peralatan. Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu pun terus berbenah agar wabah ini dapat segera teratasi.
“Kita putuskan akan membangun laboratorium PCR sendiri menggunakan dana hasil refocusing, diperkirakan sekitar 5 Milliar. Semua lengkap dengan seluruh peralatan yang sama persis seperti yang ada saat ini,” ujar Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah usai Rapat evaluasi dan laporan tim pengelola Lab PCR RSUD M. Yunus di Balai Raya Semarak Bengkulu, Selasa (7/7).
Menurut Gubernur Rohidin, Laboratorium yang ada saat ini dirasa masih kurang refresentatif karena sebelumnya merupakan laboratorium kemoterapi, oleh sebab itu laboratorium yang dibangun akan dirancang sesuai standar Covid. Sementara untuk alat penunjang seperti PCR dan lainnya akan dipenuhi sebab saat ini alat PCR yang tersedia adalah hasil dari MoU bersama Universitas Bengkulu dan BPOM Bengkulu.
“Laboratorium Refresentatif sangat diperlukan, sebab virus ini tidak dapat diprediksi kapan berakhir. Tentu kita ingin, petugas yang bekerja siang dan malam serta bersentuhan langsung dengan virus Corona (COVID-19) dapat nyaman dan aman dalam bekerja sehingga hasil yang didapat juga bagus,” tegas Rohidin.
Lebih lanjut, Rohidin meminta OPD yang menangungi masalah Covid-19 dapat juga menganggarkan pengadaan Alat Pelindung Diri (APD), dan Reagen serta turunannya. Untuk mengantisipasi ketika BNPB tidak menyalurkan lagi bantuan tersebut. Dan terakhir, terkait Insentif bagi Nakes yang tidak terakomodir APBN nantinya akan diakomodir melalui APBD daerah masing-masing sesuai data kepegawaiannya.
“Kita sudah siapkan langkah antisipasi jikalau BNPB tidak mensupport lagi bantuan APD ataupun Reagen, dengan pengadaan alat-alat tersebut melalui dana refocusing yang tersedia. Untuk Insentif, dapat kita anggarkan melalui APBD di daerah masing-masing jika Nakes tersebut tidak terdata di data nasional, jika datanya valid segera daoat dibayarkan,” pungkas Gubernur Rohidin. (RL)

Leave a Reply

avatar
254
  Subscribe  
Notify of