Beranda Bengkulu Metro Oleng, Truk Batu Bara Hantam Truk Semen

Oleng, Truk Batu Bara Hantam Truk Semen

Oleng, Truk Batu Bara Hantam Truk Semen
Oleng, Truk Batu Bara Hantam Truk Semen

SIBERKLIK.COM – Kecelakaan lalulintas (Laka Lantas) terjadi di ruas jalan Desa Pasar Pedati, Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah, tepatnya di jalan dua jalur desa tersebut, Sabtu (24/08/2019).

Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Kecelakaan itu melibatkan dua kendaraan roda enam jenis dump truk isuzu warna putih yang dikemudikan Suhendri warga Bengkulu Utara dengan nomor polisi BD 8183 DD bermuatan semen, dengan truk Fuso Hino warna hijau pengangkut batu bara milik perusahaan selamat grub (SG) nomor polisi BD 8378 AN, yang dikemudikan Yaman warga Kota Bengkulu.

Data terhimpun, kejadian itu bermula ketika truk mengangkut semen dengan muatan 10 ton dari arah Tugu Hiu (Kota Bengkulu) menuju Bengkulu Utara. Sekitar 200 meter sebelum simpang Pasar Pedati, truk semen berpapasan dengan truk fuso yang mengangkut batu bara 16 ton. Jalan yang sempit diperkirakan menjadi hambatan ketika truk berpapasan sama-sama dengan muatan berat.

“Saat oleng, truk semen terhimpit fuso, dan sopir truk semen terjepit didalam,” terang Ramawi, warga Pedati.

Karena muatan yang berat dan sopir kehilangan keseimbangan, ditambah kendaraan yang lebih besar, menurut Ramawi menyebabkan fuso terus menghimpit mobil semen.

https://siberklik.com/oleng-truk-batu-bara-hantam-truk-semen/

Warga yang melihat kejadian tersebut, segera mendekat untuk memberikan pertolongan. Sopir truk semen yag terjebak didalam, harus dikeluarkan warga dengan cara merusak kepala truk. Sopir truk semen masih bisa diselamatkan, namun kaki kanannya mengalami patah. warga segera membantu melarikan sopir truk semen ke Rumah Sakit Bhayangkara. Sementara sopir truk fuso tidak mengalami luka serius. Hanya hanya mengalami luka lecet.

Kapolres Bengkulu Utara (BU) AKBP Ariefaldi Warganegara, SH., S.IK., MM melalui Kapolsek Pondok Kelapa, Iptu Budimansyah, S.Sos saat dikonfirmasi menjelaskan saat ini kendaraan masih di TKP. Beban dikedua kendaraan belum diturunkan. Sehingga kendaraann belum bisa dievakuasi. Petugas dilapangan sudah memasang garis police line untuk menghindari warga mendekat ke objek tabrakan.

“Sopir truk fuso juga sedang diambil keterangan. Dari kesimpulan sementara, beban berat menjadi penyebab kendaraan kehilangan keseimbangan, sehingga tidak bisa dikendalikan hingga terjadi tabrakan. Petugas juga melakukan pengamanan terutama terhadap beban kedua kendaraan,” terangnya.

“Sementara itu, untuk penanganan lebih lanjut, kasus ini akan diambil alih oleh Unit satlantas Polres BU,” pungkas Kapolsek. (MS)

Leave a Reply

avatar
254
  Subscribe  
Notify of