Wujudkan Dapur Higienis, Rutan Kelas IIB Manna Gelar Pelatihan Penjamah Makanan dan Keamanan Pangan Bersama Dinkes Bengkulu Selatan

Rutan Kelas IIB Manna Gelar Pelatihan Penjamah Makanan dan Keamanan Pangan Bersama Dinkes Bengkulu Selatan


Manna – Dalam rangka mewujudkan Dapur Rutan Kelas IIB Manna yang higienis, aman dan memenuhi standar kesehatan, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Manna melaksanakan kegiatan Pelatihan Pengelola Jasa Boga, Penjamah Makanan dan Tata Boga bagi Pegawai dan Warga Binaan Pemasyarakatan Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Rabu, 14 Oktober 2026 bertempat di Aula Rutan Kelas IIB Manna dan dibuka langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Manna, Hannibal, S.Sos., M.Si.

Kegiatan ini diikuti oleh Pejabat Struktural, Pegawai yang ditunjuk dalam Surat Perintah, Tim Dinas Kesehatan Bengkulu Selatan sebagai narasumber, serta Warga Binaan Pemasyarakatan Rutan Kelas IIB Manna.

Dalam sambutannya saat membuka kegiatan, Kepala Rutan Kelas IIB Manna, Hannibal, S.Sos., M.Si menyampaikan penegasan terkait pentingnya pengelolaan dapur yang profesional dan berstandar kesehatan.

"Dapur adalah jantung pelayanan di Rutan. Melalui pelatihan ini kita ingin mewujudkan Dapur Rutan Kelas IIB Manna yang benar-benar higienis, aman dan memenuhi standar kesehatan. Makanan yang bersih dan bergizi adalah hak dasar setiap Warga Binaan dan menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaganya. Saya minta seluruh petugas dan WBP penjamah makanan untuk menerapkan ilmu yang didapat hari ini secara konsisten di lapangan," ujar Hannibal.

Lebih lanjut, Hannibal menambahkan bahwa dapur yang higienis merupakan cerminan dari pelayanan yang berkualitas. Menurutnya, makanan yang dikelola dengan baik, bersih dan higienis akan berdampak langsung terhadap kesehatan dan ketahanan tubuh Warga Binaan.

Untuk mendukung tujuan tersebut, Rutan Manna menggandeng Tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Selatan. Materi pelatihan disampaikan secara komprehensif meliputi prinsip dasar higiene dan sanitasi makanan, persyaratan kesehatan penjamah makanan dan pentingnya penggunaan Alat Pelindung Diri seperti celemek, masker, sarung tangan dan penutup kepala, manajemen pengelolaan bahan makanan mulai dari penerimaan, penyimpanan, pengolahan hingga pendistribusian, serta tata cara pencucian peralatan masak dan makan yang sesuai standar, pencegahan kontaminasi silang, keracunan makanan dan pengelolaan limbah dapur.

Selain teori, kegiatan juga diisi dengan simulasi praktik langsung berupa praktik mencuci tangan enam langkah sesuai standar Organisasi Kesehatan Dunia, penggunaan APD yang benar, serta pengecekan kelayakan makanan sebelum didistribusikan. Peserta terlihat sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.

Dengan terlaksananya pelatihan ini, Rutan Kelas IIB Manna berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas dapur secara berkelanjutan. Komitmen mewujudkan Dapur Rutan Kelas IIB Manna yang higienis ini merupakan wujud nyata dari pelaksanaan pelayanan makanan yang aman, bergizi, layak dan bermartabat, serta sebagai langkah preventif dalam menjaga kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup Warga Binaan Pemasyarakatan.