Presiden Jokowi Resmikan Tol Bengkulu, DPRD Provinsi Bengkulu Harapkan Seksi II dan III Dilanjutkan

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu Usin Abdisyah Putra Sembiring

Siberklik.com - Anggota Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu Usin Abdisyah Putra Sembiring mengatakan dirinya berharap agar seksi II dan seksi III jalan tol Bengkulu - Lubuklinggau dapat dilanjutkan pengerjaannya.

Apalagi, seksi I yang menghubungkan antara Kota Bengkulu - Taba Penanjung baru saja diresmikan Presiden Jokowi pada Kamis (20/7/2023) lalu.

"Ini yang betul-betul kita harapkan. Kenapa? Dengan dibukanya tol Bengkulu - Lubuk Linggau, ini membuat Bengkulu menjadi seksi dan menarik," kata Usin kepada Siberklik.com, Kamis (20/7/2023).

Keberadaan tol Bengkulu - Lubuklinggau secara utuh akan menghubungkan komoditas ekspor dari berbagai wilayah, termasuk dari Jambi dan Sumatera Selatan ke Pelabuhan Pulai Baai di Bengkulu.

Pelabuhan Pulau Baai sendiri sangat strategis, karena menghadap langsung ke Samudera Hindia dan mempermudah ekspor barang ke berbagai negara.

"Karena hanya 2 atau 3 jam dari daerah-daerah seperti Lubuklinggau, Musi Rawas, Sarolangun ke Pelabuhan Pulai Baai," ujar Usin.

Meski demikian, ada juga rasa pesimis, apakah tol Bengkulu - Lubuklinggau, khususnya Seksi II dan III bisa selesai di akhir masa jabatan Presiden Jokowi.

Karena itu, dia berharap presiden terpilih di 2024 nanti memiliki tanggungjawab morak untuk menyelesaikan tol Bengkulu - Lubuklinggau.

Untuk daerah-daerah yang dilewati tol, Usin berharap tidak terlalu memikirkan soal Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Pedesaan (PBB-P2) dari tol ini.

Pengelola tol, apakah itu BUMN Hutama Karya Infrastruktur (HKI) ataupun pengelola lain pasti akan membayarkan PBB-P2 ini ke daerah-daerah.

"Regulasinya sudah ada, tetapkan akan dibayarkan. Bagian dari kewajiban siapapun pengelolanya. Kita fokus dulu seksi II dan III," ungkap Usin. (Adv)