Beranda Bengkulu Metro Cerita Inspiratif Rohidin yang Tak Dapat Rekomendasi, Akhirnya Lulus Seleksi Beasiswa S2

Cerita Inspiratif Rohidin yang Tak Dapat Rekomendasi, Akhirnya Lulus Seleksi Beasiswa S2

Plt Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah.

SIBERKLIK.COM – Plt Gubernur Rohidin Mersyah ternyata punya sepenggal kisah inspiratif saat menjadi staf di Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) pada tahun 1998 silam. Yaitu kisah kengototannya untuk ikut dalam seleksi beasiswa S2 di Bogor.

Sebagai staf biasa di Pemkab BS, Rohidin mengajukan surat untuk meminta rekomendasi mengikuti seleksi beasiswa itu. Namun sayang, namanya tak masuk dalam sejumlah daftar pegawai Pemkab BS yang direkomendasikan untuk mengikuti seleksi beasiswa tersebut.

Tak mendapat rekomendasi ikut seleksi beasiswa S2, Rohidin sempat merasa kecewa. Namun hal itu tak membuatnya patah semangat. Sebaliknya, hal ini semakin melucut dirinya untuk terus berjuang demi bisa melanjutkan pendidikan.

Saat tahu tidak dapat rekomendasi dari Pemkab BS, saya tidak habis akal. Saya pun nekat pergi ke Pemprov Bengkulu untuk meminta rekomendasi,” cerita Rohidin saat memberi sambutan dalam Sosialisasi Pemanfaatan dan Rekonsilisasi Data Kepegawaian dalam Rangka Penerapan Otomasi Layanan Kepegawaian di Lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu, Jum’at, (23/11) lalu.

Rohidin cukup pede kala itu. Ia sangat yakin bakal bisa lulus dalam seleksi beasiswa S2 yang cukup ketat.

Sesampai di Bengkulu, Rohidin pun segera menuju kantor Pemprov untuk meminta surat rekomendasi mengikuti seleksi tersebut. Tak mudah bagi Rohidin untuk meyakinkan pihak panitia agar bisa ikut seleksi. Namun akhirnya ia pun mendapatkan surat rekomendasi itu.

Alhamdulillah surat rekomendasi saya keluar tepat disaat hari pelaksanaan tes,” terang Rohidin.

Benar apa yang dikatakan oleh orang bijak; “proses yang baik tak akan menghianati hasil”. Perjuangan keras dan semangat kuat akhirnya Rohidin lulus dalam seleksi tersebut.

Lebih membanggakan lagi, ia adalah satu-satunya peserta yang lulus dari sejumlah peserta yang mendapat rekomendasi untuk ikut seleksi sebelumnya.

Pulang dengan membawa bekal kelulusan, Rohidin pun mengajukan surat kembali kepada Pemkab BS untuk meminta izin berkuliah. Singkat cerita Rohidin pun mendapatkan surat izin untuk mengikuti kuliah lanjut dari program beasiswa tersebut.

Kegigihan, serta kepercayaan tinggi akan kemampuan yang dimiliki, menjadi modal kuat Rohidin untuk terus berjuang meraih impiannya. Ia tak menyerah pada kondisi serta halangan yang melintang.

Bisa jadi cerita inspiratif Rohidin ini belumlah sedramatis kisah anak-anak Gantong dari pulau Bangka dalam mengejar pendidikan seperti dalam buku Laskar Pelangi. Namun pesan moral dari cerita Rohidin ini bisa menjadi contoh bagi kita semua agar tak lantas menyerah dalam mencapai cita-cita.

Permudah Urusan

Terkait dengan kisah yang disampaikan Rohidin ini, ia juga meminta kepada para staf di Badan Kepagawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu untuk mempermudah urusan pegawai.

“Contoh jika ada ASN yang mengajukan kenaikan pangkat jangan dipersulit. Jangan langsung bilang tidak bisa. Dilihat dulu, apa yang membuatnya tidak bisa. Kemudian diusahakan untuk dibantu,” Pinta Rohidin.

Jika para pegawai di BKD bisa memberikan layan yang baik dan profesional, maka Rohidin sangat optimis BKD bisa menjadi badan yang memberikan pelayanan terbaik bagi para ASN. (jtj)

Leave a Reply

avatar
254
  Subscribe  
Notify of