Beranda Bengkulu Metro BI Mengajar, Galakkan Ekonomi Digital Kaum Milenial Bengkulu

BI Mengajar, Galakkan Ekonomi Digital Kaum Milenial Bengkulu

BI Mengajar, Galakkan Ekonomi Digital Kaum Milenial Bengkulu
BI Mengajar, Galakkan Ekonomi Digital Kaum Milenial Bengkulu

SIBERKLIK.COM – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bengkulu menggelar BI mengajar di SMA Sint Carolus Bengkulu dalam tema peran Bank Indonesia sebagai bank sentral dalam digitalisasi ekonomi dan keuangan di Indonesia.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu Joni Marsius mengatakan kenapa sasarannya pada anak-anak SMA.

“Ini karena anak-anak SMA indentik dengan kaum milenial yang sangat dekat dengan kegiatan-kegiatan digital disosial media dan lain sebagainya,” katanya, Selasa (30/7/2019).

Saat ditanya anak-anak SMA tadi soal pembayaran non tunai seperti OVO mereka sudah banyak tau.

“Nah jadi kita akan cepat masuk, apa yang dilakukan BI membuat standar Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS), FinTech yang menerapkan penjualan atau pembayaran dengan menggunakan QRIS,” ujar Joni.

Jadi kalau siswa sudah tau, lanjutnya, siswa tersebut akan bercerita kepada orang tua nya dan lingkungannya bahwa Bank Indonesia punya peran dalam bidang ekonomi digital.

“Kita punya regulator bahwa ekonomi digital bagian dari kekuasaan atau wewenangnya BI untuk mengatur pembayaran yang aman, makanya Bank Indonesia membuat standar pembayaran digital, kita mengeluarkan QRIS, kita meregulasi perusahaan-perusahaan FinTech seperti OVO tadi,” sambungnya.

FinTech dan BI

BI Mengajar, Galakkan Ekonomi Digital Kaum Milenial Bengkulu

Jika perusahaan FinTech sudah mendapatkan persetujuan dari BI, Joni mengatakan maka pihaknya akan melakukan mitigasi hal-hal yang mungkin akan merugikan konsumen.

“Pada saat ini, kita juga memberi tau kepada mereka (siswa,red) salah satu peran kita bersama beberapa lembaga yang berkepentingan pada perekonomian digital, bahwa yang namanya beberapa uang di kita itu sudah diregulasi oleh BI, sudah mendapatkan izin dari BI, nah mungkin mereka (siswa,red) jangan-jangan baru tau sekarang,” kata Joni.

Selain itu, di Provinsi Bengkulu ini kan baru tumbuh ekonominya, kedepan pasti akan mengejar provinsi-provinsi lain lebih yang maju.

“Bisa kita lihat yang menggunakan teknologi digital, pembayaran seperti OVO belum terlalu banyak di Bengkulu, kita pelan-pelan untuk memulainya, kemajuan teknologi digital itu tidak bisa kita dihindari. Untuk target belum ada yang terpenting kita jalani aja dulu, pokoknya kita dari BI bersama perbankan juga BMPD ayo kita galakkan pembayaran ekonomi digital ini,” tutupnya. (MS)

Leave a Reply

avatar
254
  Subscribe  
Notify of