Beranda News Audrey Yu, Gadis Jenius Asal Surabaya Dapat Tawaran Kerja Spesial dari Jokowi

Audrey Yu, Gadis Jenius Asal Surabaya Dapat Tawaran Kerja Spesial dari Jokowi

Audrey Yu, Gadis Jenius Asal Surabaya Dapat Tawaran Kerja Spesial dari Jokowi
Audrey Yu, Gadis Jenius Asal Surabaya Dapat Tawaran Kerja Spesial dari Jokowi

SIBERKLIK.COM – Lulus pendidikan dengan waktu yang singkat. Audrey Yu Jia Hui dikabarkan dapat tawaran spesial dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Bagaimana tidak, Audrey Yu Jia Hui yang merupakan gadis super jenius asal Surabaya itu sempat berhadapan dengan dokter jiwa karena kejeniusannya yang bahkan berhasil tamat SMA di usia 13 tahun.

Audrey Yu Jia Hui sendiri lahir dengan nama Maria Audrey Lukito di Surabaya, Indonesia, pada 1 Mei 1988. Pada tahun 2017 lalu, ia dinobatkan sebagai salah satu dari 71 ikon Prestasi Indonesia.

Meski begitu, Audrey melewati masa kecilnya dengan amat getir. Alih-alih dibanggakan, orang-orang sekitar perempuan kelahiran Surabaya, Jawa Timur, itu justru merasa aneh dengan kecerdasannya.

Pada satu titik, ia bahkan pernah dibawa ke dokter jiwa karena dianggap tidak normal. Audrey adalah satu dari sekian banyak permata Indonesia yang “disia-siakan” negaranya.

Audrey benar-benar anak ajaib. Ia menyelesaikan sekolah dasarnya hanya 5 tahun, SMP 1 tahun, SMA 11 bulan—persis di usianya yang masih 13 tahun.

Persoalan terjadi ketika ia hendak masuk ke perguruan tinggi. Saat itu tidak ada satu pun kampus di Indonesia yang mau menerima bocah usia 13 tahun sebagai mahasiswanya. Tapi ia tidak mundur. Audrey akhirnya memutuskan pergi ke luar negeri, di Virginia, Amerika.

“Saya lulus Summa cum Laude dan Phi Beta Kappa pada usia 16 dari salah satu universitas terbaik dan tertua di Amerika, College of William and Mary di Virginia,” tulis Audrey dalam blog pribadinya.

Kepintaran dan kecerdasan Audrey justru membuatnya terkucilkan. Orang-orang dewasa di sekitarnya menganggapnya tidak normal. Teman sebayanya menyebutnya aneh, harus dijauhi, dan tidak bisa diajak berteman.

Usai lulus kuliah Audrey berniat mendaftar jadi anggota TNI yang saat itu masih bernama ABRI. “Setelah lulus, saya ingin mendaftar di militer Indonesia (ABRI), yang belum pernah dilakukan gadis Cina sebelumnya”.

“Yang mengejutkan saya, saya menjadi beban cemoohan dan mendapat ancaman dari semua pihak (bahkan dari keluarga saya sendiri), serta pelecehan ras yang tak ada habisnya,” lanjutnya.

Belakangan diketahui, Audrey ditolak masuk jadi anggota TNI karena usianya saat itu masih 17 tahun. Audrey sempat bekerja sebagai pengajar Bahasa Inggris di Tiongkok.

Karena gagal masuk jadi anggota TNI, Audrey memutuskan menempuh S-3 di Paris, mengambil jurusan Fisika dan Bahasa. Audrey lulus S-3 di usia kurang dari 25 tahun.

Lulus S-3, Audrey langsung diterima bekerja di Badan Antariksa Amerika Serikat, NASA. Tak tanggung, tanggung, Audrey dikabarkan menerima gaji sekitar Rp 200 juta per bulan.

Sejatinya ada beberapa orang yang menaruh perhatian terhadap kecerdasan Audrey. Salah satunya Presiden Indonesia, Jokowi. Jokowi disebut menawarkan Audrey bekerja di lembaga pemerintah.

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) adalah Lembaga Pemerintah Non-Kementerian yang berada dibawah koordinasi Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang mempunyai tugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang pengkajian dan penerapan teknologi.

Namun demikian, hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah perihal tawaran spesial yang diberikan Jokowi pada Audrey Yu tersebut. (MS)

Leave a Reply

avatar
254
  Subscribe  
Notify of